Baru 2-3 hari yang lalu, dia cerita semua dalam telepon yang
berdurasi 2 jam 2 menit pas! Meskipun dia sekarang adalah mantanku, tapi aku
tidak menutup hati untuk menerima cerita dan curhatan dari dia. Aku sih enjoy
aja.
Inshaallah.
Dia suka anak. Sepantaran pastinya, tidak sepertiku ini.
Lebih cantik, berkelas, dan yang maju-maju lainnya. Lebih perhatian, lebih
segalanya. Dance nya apalagi, wong dia leader nya. Behel, fotogenik. Cantik juga.
Tapi, no kudung, kutungan yes. Agama aku nggak ngerti, yang jelas kalo emang si
mantan sudah milih dia, pasti tau apapun yang terjadi dan bakal terjadi.
Memikirkannya itu: Memuakkan! Menyesakkan! Menyakitkan!
Menyedihkan! Menyetreskan! Tapi MELEGAKAN.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar